•  
  • Welcome to Mawar Skin Care By dr.Myrna Official Website
Senin, 07 Mei 2012 - 16:15:04 WIB
Cermat Memilih Cream Wajah
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Tips Kecantikan - Dibaca: 2446 kali

Klinik Kecantikan dr.Myrna - Membersihkan wajah secara teratur setelah beraktivitas, wajib dilakuakn untuk menjaga kulit wajah tetap bersih. Tapi, itu saja tidak cukup! Sebab, wajah juga membutuhkan nutrisi agar tetap sehat. Selain dari konsumsi makanan yang bergizi, nutrisi untuk kulit wajah juga bisa diperoleh dengan mengoleskan dengan krim tertentu.

Krim wajah menjadi bagian penting dari rutinitas sehari-hari. “Karena itu, penggunaan krim wajah tidak boleh ditinggalkan. Banyaknya krim yang beredar dipasaran kerap membuat kaum perempuan bingung memilih. Padahal, sebenarnya, krim yang dibutuhkan pada dasarnya dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu krim siang, krim malam, dan krim mata.

I.  Krim Siang

Seperti namanya, krim ini bekerja pada siang hari. Krim siang dirancang untuk melembabkan dan melindungi kulit dari faktor lingkungan yang dapat merusak kulit, seperti sinar ultraviolet dan polusi. Misalnya, mencegah timbulnya pigmentasi kulit akibat paparan sinar ultraviolet matahari dan melindungi wajah dari radikal bebas yang bisa membuat wajah jadi kusam dan cepat berkerut.

“Krim yang dipakai siang hari umumnya dipakai sebagai base untuk make up, karena fungsinya sebagai barrier atau pelapis awal terhadap jaringan kulit, sehingga dapat digabungkan dengan sunblock, dan boleh kena sinar matahari,”. Karena itu, untuk memilih krim siang yang mengandung Sun Protection Factor (SPF), moisturizer, dan Alpha Hydroxy Acid (AHA).

II. Krim Malam

Krim malam termasuk jenis perawatan pengelupasan atau exfiliating, yang bertujuan mengelupas sel-sel kulit mati. “Karena dipakai pada malam hari, krim tersebut lebih terkonsentrasi pada pengelupasan atau sel-sel kulit mati,”. Proses pembaharuan kulit memang bisa berlangsung kapan saja. Namun, pada malam hari proses itu dua kali lebih aktif dibanding waktu yang lain. Terutama pada pukul 23.00 samoai 04.00.

“Krim malam lebih baik diserap kulit, terutama saat kita tidur. Sebab, saat itu kulit menggunakan proses alami untuk memperbaiki diri sendiri. Ketika dalam keadaan tidur nyenyak, tubuh mengeluarkan hormon pertumbuhan yang memperbaiki sel-sel kulit yang rusak,“ terangnya.

Krim malam memiliki tekstur yang lebih tebal dan kental. Biasanya tidak mengandung tabir surya, karena memang tidak berguna untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Karena tujuannya membantu mengelupas sel-sel kulit mati, menurut Putu, bahan yang terkandung dalam krim malam pada dasarnya adalah bahan yang bersifat exfoliate atau pengelupas, seperti:

  • Asam Vitamin A

Asam vitamin A punya banyak fungsi. Diantaranya merangsang kolagen sehingga kulit lebih kenyal, dan merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru. Asam vitamin A juga bisa mengatasi peradangan dan menghambat pertumbuhan sel-sel ganas yang bisa menyebabkan kanker, serta memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan ikatan sel.

“Ikatan sel yang merapat akan lebih sulit dikelupas. Karena itu dibutuhkan asam vitamin A untuk membantu meregangkan ikatan sel tersebut, sehingga kulit bisa terkelupas,”. Asam vitamin A yang digunakan dalam krim malam sendiri adalah retinoic acid dan retinol. Penggunaan krim dengan bahan tersebut harus benar-benar tepat. Bila tidak, akan menyebabkan efek panas di kulit. “Karena itu, sebaiknya konsultasikan lebih dulu pada dokter, krim malam seperti apa yang cocok,”.

  • Alpha Hydroxyl Acid (AHA)

Selain sebagai pengelupas kulit, AHA juga mengandung moisturizer untuk melembabkan kulit. Sedang kandungan antioksidan dalam AHA berguna untuk menangkal radikal bebas dan menjaga sistem kekebalan tubuh. “AHA juga bisa melepaskan sel-sel keratin. Karena itulah, AHA juga ada dalam pembersih dan sabun wajah,”.

  • Hidrokuinon

Fungsi utama hidrokuinon adalah sebagai bleaching atau pemutih. Hidrokuinon cukup berbahaya bagi kulit. “Tapi, itu bila kadarnya berlebihan atau tidak sesuai kebutuhan kulit. Kulit sesuai, tentu bermanfaat,”. Karena itu, ia mengingatkan agar mewaspadai produk pemutih berkadar hidrokuinon tinggi, yang ditandai dengan putihnya kulit dalam waktu singkat.

  • Vitamin

Krim malam juga mengandung vitamin A, B, C dan E, yang masing-masing punya manfaat sendiri-sendiri. Vitamin A untuk mengatasi vlek dan sebagai anti jerawat. Vitamin B mengandung antioksidan untuk menjaga kekebalan tubuh, mengandung sel, merangsang pertumbuhan sel, dan bersifat sebagai anti radang. Vitamin C mencerahkan kulit dan mengatasi permasalahan kulit kusam. Sedang vitamin E berfungsi sebagai antioksidan dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Sesuaikan Masalah

Pemilihan krim malam sebaiknya disesuaikan dengan permasalahan yang muncul pada kulit wajah. “Umumnya masalah kulit wajah itu meliputi jerawat, penuaan dini, dan hiperpigmentasi,”. Untuk mengatasi masalah jerawat, biasanya digunakan acne lotion yang merupakan gabungan kortikosteroid dan antibiotik. Untuk mengatasi penuaan dini digunakan lightening cream (krim pencerah kulit) yang mengandung AHA, kortikosteroid, beta hidroxy acid dan sebagainya. Sedang untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi digunakan whitening cream (krim pemutih), yang mengandung hidrokuinon, kortikosteroid, arbutin atau AHA.

Penggunaan

Ditanya apakah krim malam harus digunakan terus-menerus setiap malam, lama penggunaan krim malam dibagi dalam tiga tahap, yaitu:

  • Enam Minggu Pertama

Pada enam minggu pertama, biasanya kulit akan tampak kemerahan, kulit terkelupas, terasa agak perih, agak ketat, dan terkadang timbul iritasi ringan. Kondisi wajah seperti itu terjadi dalam minggu pertama pemakaian, asal tidak parah. “Jika iritasi yang ditimbulkan berlebihan, misalnya kulit jadi sangat merah dan bengkak, sebainya pemakaian krim malam segera dihentikan,”. Sebab, itu tandanya kulit tidak kuat terhadap daya kelupas krim malam. Karena itu, perlu anjuran dan pengawasan dokter agar pemakaian krim malam tetap dalam batas aman.

  • Enam Minggu Kedua

Pada enam minggu kedua, reaksi biasanya mulai berkurang. Kulit sudah tidak terlalu merah, tidak begitu perih, dan tidak terkelupas sebanyak pada tahap pertama.

  • Enam Minggu Ketiga

Pada tahap terakhir, yaitu enam minggu ketiga, hasil kerja krim malam biasanya sudah terlihat. Kulit sudah bagus, halus, dan terlihat lebih cerah. Nah, jika tujuan sudah tercapai, disarankan agar krim malam tidak digunakan setiap hari. Sebab, selanjutnya krim malam lebih ditujukan untuk mempertahankan kondisi kulit saja. “Jika kulitnya sudah bagus, krim malam bisa digunakan dua sampai tiga kali seminggu. Selain itu, konsentrasi krim yang dioleskan sebaiknya juga dikurangi,”. Ditambahkan juga, cara pemakaian bisa dilakukan berselang, 1 malam memakai krim malam, 2 malam berikutnya bebaskan kulit wajah dari krim tersebut. Ini dilakukan agar kulit wajah bisa bernapas.

III. Krim Mata

Krim mata diformulasikan khusus, untuk mengurangi dan mencegah munculnya pigmentasi, lingkar mata, dan kerutan diseputar mata. Sebab, krim mata dapat merangsang sirkulasi darah menjadi lebih lancar.

“Menerapkan krim mata sangat penting, karena bawah mata tidak memiliki kelenjar minyak, sehingga perlu dilembabkan setiap hari. Carilah krim mata yang mengandung vitamin C, K, elastin, kolagen, vitamin E, AHA, dan kinetin,”.

Sejak Dini

Krim wajah sebaiknya digunakan sejak dini, terutama krim siang yang berguna untuk melembabkan kulit dan melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari. Sedang krim malam, sebaiknya mulai digunakan sejak usia 17 tahun sampai awal 20-an. Sebab, pada saat itu problem kulit sudah mulai terjadi, seiring menurunnya kemampuan kulit akibat paparan polusi, sinar matahari, dan sebagainya.

Namun, karena pada usia itu problem kulit yang sering terjadi seputar jerawat dan kerusakan kulitnya masih ringan, maka krim malam yang dipakai sebaiknya berupa acne lotion saja. Sedang pada usia 20 tahun dan awal 30-an, dimana kerusakan kulit semakin bertambah parah akibat semakin menurunnya kemampuan kulit, krim pencerah kulit (lightening cream) bisa mulai digunakan.

Namun, jangan langsung menggunakan whitening cream. Sebab, dari ketiga jenis krim malam, efek samping yang ditimbulkan whitening cream pada kulit paling besar, karena daya kerjanya juga paling kuat. Karena itu, krim pemutih jenis ini paling tepat digunakan oleh mereka yang berusia diatas 30 tahun, dimana kerusakan pada kulit yang terjadi biasanya sudah sangat parah. Tapi, kalau kerusakan kulitnya tidak terlalu parah, penggunaan lightening cream lebih dianjurkan.

Cantiq



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)